5 Jenis Tayangan yang Ungkap Karaktermu, Menurut Psikologi

5 Jenis Tayangan yang Ungkap Karaktermu, Menurut Psikologi

ANTS - Apakah pernah Anda menghabiskan jam-jam hanya dengan menelusuri layar untuk menemukan sesuatu yang cocok ditonton?

Sebagian besar dari kami menganggap kebiasaan ini sepenuhnya dihasilkan dari perasaan atau kondisi emosi pada saat itu.

Namun, sebuah studi ilmiah skala besar mengungkapkan fakta yang jauh lebih dalam daripada alasan itu saja.

Penelitian bersama yang dikeluarkan oleh Universitas Cambridge serta Institusi Riset Oregon menemukan bahwa preferensi hiburan manusia, termasuk film, buku, maupun musik, biasanya tetap stabil seiring waktu.

Yang menarik adalah penelitian ini tidak membagi kepribadian berdasarkan jenis eksternal seperti komedi atau fantasi sains, tetapi justru didasarkan pada struktur naratif kisah yang memiliki kesesuaian psikologis terhadap para penonton.

Dirujuk dari Your Tango, walaupun opsi ini dapat berubah sesuai dengan tahap kehidupan yang sedang dijalani, pada dasarnya manusia cenderung termasuk dalam salah satu dari lima golongan hiburan tertentu.

Ciri utama dari masing-masing pilihan tontonan ini menunjukkan bagaimana Anda menghadapi kompleksitas kehidupan sebenarnya.

1. Tontonan Bersama (Romansa Komedi dan Acara Keluarga)

Jenis-jenis acara yang termasuk dalam kategori ini meliputi tayangan santai seperti acara wawancara pada siang hari, cerita cinta lucu, serta materi yang cocok untuk seluruh anggota keluarga dan pertunjukan musik.

Penggemar dari genre tayangan tersebut umumnya cenderung menginginkan hiburan santai yang menitikberatkan pada perasaan dan interaksi antara sesama manusia.

Kehidupan sebenarnya kadang dianggap terlalu membingungkan untuk direfleksikan lagi ketika memiliki kesempatan kosong.

Mengikuti cerita cinta yang karakternya secara terbuka menyampaikan perasaannya memberi rasa nyaman dan tenang bagi jenis kepribadian tertentu.

2. Penayangan yang Menarik (TV Berkualitas Tinggi dan Sinematik)

Jika sahabatmu sering menonton ulang suatu adegan hanya untuk memuji kemampuan akting pemerannya, atau selalu menyarankan film-film kriminal legendaris Perancis, maka mereka termasuk ke dalam golongan itu.

Klasifikasi ini mencakup individu-individu yang menyukai seni visual, sastra, karya lukis, dan program televisi dengan label "berkelas".

Mereka sengaja memilih acara yang memiliki skrip yang kompleks, penampilan gambar yang menawan, dan pengembangan tokoh yang penuh makna mendalam.

Berdasarkan temuan penelitian, individu dengan ketertarikan pada estetika cenderung memiliki sifat yang sangat introspektif, cerdas, serta seringkali diandalkan dalam menjalankan peran kepemimpinan di lingkungan kerja.

3. Acara Berita Gelap (Horor, Rahasia, dan Kejahatan Nyata)

Lembaga ini menjadi tempat berkumpulnya penggemar kisah-kisah menyeramkan, fenomena supranatural, rahasia tak terungkap, serta film dokumenter mengenai pembunuh berantai yang memilukan.

Temuan penelitian mengungkapkan fakta menarik: para penggemar acara berisiko tinggi biasanya adalah individu dengan pemahaman mendalam, mempunyai pandangan yang jelas, serta bersifat extrovert.

Ini dianggap logis karena mereka memiliki energi psikologis tambahan untuk menghadapi gambar-gambar yang membuat orang lain lebih suka menutup mata.

Sikap mereka dalam menjalani hidup cenderung penuh tantangan; mereka terlatih menghadapi rasa takut atau kesulitan yang sering dihindari orang pada umumnya.

4. Tontonan Menegangkan (Sains Fiksi, Thriller, dan Petualangan)

Cerita-cerita spionase, pengalaman bertahan hidup di alam bebas, serta novel fiksi ilmu pengetahuan mengenai masa depan merupakan isi utama dari kategori ini.

Berdasarkan data populasi yang dihimpun oleh tim penyusun riset tersebut, kelompok ini memang umumnya lebih banyak diminati oleh penggemar pria.

Walaupun para ilmuwan belum menemukan karakteristik kepribadian tertentu yang selalu sama bagi jenis ini, film-film horor dianggap memainkan peran yang umum.

Banyak orang dari berbagai kalangan terkadang merasa perlu menonton sesuatu yang mampu meningkatkan denyut jantung untuk mengurangi tekanan sehari-hari.

5. Konten Pintar (Berita, Bisnis, dan Acara Dokumenter)

Para penggemar acara ini cenderung menginginkan tayangan berita paling baru, analisis tentang kejadian terbaru, topik kesehatan, dunia usaha, serta film dokumenter sejarah.

Tidak seperti jenis-jenis lainnya, kelompok yang dikenal sebagai tipe Cerebral memanfaatkan media bukan untuk melarikan diri dari kenyataan (escapism).

Mereka menyaksikan TV dengan maksud utama untuk menggali ilmu serta memahami peristiwa-peristiwa yang berlangsung di lingkungan sekitarnya.

"Orang-orang yang lebih mengutamakan aspek Intelektual sering kali memandang diri mereka sendiri sebagai individu yang rajin, kreatif, cerdas, percaya diri, serta sangat teliti," kata tim peneliti dalam laporannya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama