9 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Zionis-Israel Terbaru

9 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Zionis-Israel Terbaru

Ringkasan Berita:
  • Setidaknya sembilan penduduk Palestina meninggal dunia serta dua puluh orang lagi cedera akibat serangan udara yang dilakukan oleh pasukan Israel di berbagai wilayah kota Gaza.
  • Limabelas orang yang menjadi korban merupakan anggota keluarga yang sama setelah serangan menyerang Gedung Apartemen Lebid di wilayah Muhabarat.
  • Berdasarkan laporan dari sumber Palestina, penyerbuan tetap terjadi meskipun perjanjian damai sudah berlangsung sejak 10 Oktober 2025.

ANTS - Sembilan penduduk Palestina meninggal dunia serta 20 orang cedera akibat serangan udara yang dilakukan oleh pasukan Zionis Israel belakangan ini.

Serangan Israel mengarahkan fokusnya ke beberapa rumah tinggal di Kota Gaza saat malam, berdasarkan informasi dari sumber setempat.

Sumber itu mengatakan bahwa pesawat tempur serta helikopter Israel serentak meluncurkan serangan terhadap berbagai titik di wilayah barat dan utara kota Gaza.

Area yang dituju mencakup Kamp Pengungsian Shati, lingkungan Sheikh Radwan, wilayah Tel al-Hawa, dan daerah Muhabarat.

Serangan terparah dikabarkan menyerang lantai empat Perumahan Lebid di wilayah Muhabarat.

Limabelas orang dari satu keluarga dikabarkan meninggal dunia, yaitu Hassan Rebah Lebid, istri nya Manar, beserta tiga putra mereka, Mohammed, Rahaf, dan Tamim.

Di samping itu, putri mereka yang berusia sembilan tahun, Hala, berhasil diselamatkan dari puing-puing dengan cedera minor.

Di tempat lain, dua penduduk Palestina dilaporkan meninggal dunia karena penyerangan terhadap satu unit perumahan di Tel al-Hawa.

Sementara dua korban lainnya meninggal dunia akibat serangan yang menargetkan rumah keluarga Muhanna di perkemahan pengungsian Shati.

Penganiayaan juga menargetkan sebuah rumah tinggal tidak jauh dari perempatan Abu Amin di Sheikh Radwan.

Berdasarkan data yang dirilis oleh otoritas Palestina dan dilaporkan oleh media lokal, konflik yang terjadi di Jalur Gaza sejak bulan Oktober 2023 menyebabkan kematian hingga kurang lebih 73.000 penduduk Palestina serta cedera pada lebih dari 173.000 individu.

Mayoritas korban diidentifikasi sebagai wanita dan anak-anak.

Sumber yang sama mengungkapkan bahwa walaupun perjanjian damai berlaku sejak 10 Oktober 2025, penyerangan tetap berlangsung.

Biro Media Gaza melaporkan bahwa 932 penduduk Palestina meninggal dunia serta 2.859 orang cedera sejak perjanjian gencatan senjata dimulai.

(*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama