Ringkasan Berita:
- Aura Kasih dikabarkan tengah menjalin hubungan romantis dengan Ridwan Kamil.
- Aura Kasih menyangkal kabar miring mengenai Ridwan Kamil melalui kuasanya
- Aura Kasih sempat menyampaikan pendiriannya mengenai istilah pelaku yang merusak hubungan orang lain.
News - Dunia digital tiba-tiba heboh setelah nama Aura Kasih muncul di tengah perhatian publik. Artis yang memulai karier melalui kompetisi Miss Indonesia 2007 ini sering disebut terkait dengan tokoh politik ternama dari Partai Golkar, Ridwan Kamil.
Meskipun demikian, pria yang biasa dipanggil Kang Emil ini memiliki reputasi sebagai mantan Walikota Bandung serta Mantan Gubernur Jawa Barat.
Dia kerap diakui sebagai tokoh agama yang suka memasukkan unsur lucu dan memiliki watak yang menonjol family man yang terlihat selaras bersama istrinya, Atalia Praratya.
Namun, gambaran itu kini mendapat skeptis dari warga internet. Isu hubungan dekat antara Ridwan Kamil dan Aura Kasih semakin menghangat ketika pengguna media sosial secara cermat menemukan kesamaan pada unggahan keduanya.
Ketentuan ini makin kuat setelah masyarakat memperhatikan kebiasaan khas Ridwan Kamil yang sering kali mencantumkan nama Aura di dalam isi pantun lucunya.
Pendapat Aura Kasih Mengenai Pihak Ketiga dalam Hubungan Komentar Aura Kasih tentang Orang yang Membuat Ragu dalam Hubungan Persepsi Aura Kasih terhadap Seseorang yang Memengaruhi Kehidupan Percintaan Ulasan Aura Kasih Terkait dengan Faktor Pengganggu Dalam Hubungan Sikap Aura Kasih terhadap Pihak Lain yang Ikut Campur dalam Cinta
Sebelum isu keterlibatan dalam hubungan dengan Ridwan Kamil muncul di tengah publik, Aura Kasih pernah ditanyakan mengenai status sebagai pembuat jalinan rumah tangga orang lain atau selingkuhan.
Menurut Aura, sedikit sekali orang ketiga yang bersikap baik terhadap istri resmi.
Meskipun demikian, mantan istri Eryck Amaral tersebut menganggap selingkuhan memang benar-benar mencintai lelaki yang sudah memiliki pasangan.
Itu tercatat dalam percakapannya dengan Deddy Corbuzier.
Sering kali orang ketiga tidak bersikap baik terhadap istri pertama. Contohnya, lelaki tersebut dan kekasihnya tinggal bersama dengan alasan "kamu harus kembali karena anak-anakmu sedang sekolah", hal ini sangat langka.
Jika ada yang seperti itu, berarti benar-benar sudah mencintai," terang Aura.
Kesadaran Emosi Berasal Dari Tuhan
Untuk Deddy, Aura menyampaikan bahwa orang yang menjadi pihak ketiga sebaiknya dihargai berdasarkan maksud hatinya.
Jika tujuannya hanya mencari keuntungan finansial, maka itu jelas tidak tepat.
Namun jika selingkuhan mendapatkan cinta dari seorang laki-laki yang sudah memiliki istri, hal itu tidak dapat langsung dikutuk.
MenurutAura, perasaan yang ada dalam jiwa manusia berasal dari Tuhan sehingga tak dapat ditolak.
Kembali lagi pak, maksudnya apa? Contohnya jika saya bertemu dengan seorang pria yang sudah menikah, jika tujuannya hanya uang, itu sangat keliru.
Namun tiba-tiba aku bertemu seseorang, langsung berbincang (berbicara), eh ternyata sudah menikah, tetapi kita tidak dapat menghindari perasaan tersebut, ya bagaimana lagi, perasaan itu juga diberikan oleh Tuhan, " papar Aura.
Maknanya jawabannya adalah apakah itu oleh cinta atau tidak? tanya Deddy memastikan.
Iya, benar. Jika tujuannya hanya uang menurutku sangat salah.
Bicara soal perasaan, kita tidak mungkin menghentikannya karena kita manusia yang diberi rasa dan pikiran oleh Tuhan," jawab Aura.
Bantahan Aura Kasih
Mengetahui nama dia menjadi topik pembicaraan, Aura Kasih akhirnya memberikan respons.
Dengan bantuan kuasa hukumnya, Yanti Nurdin, Aura menyatakan bahwa berita mengenai Ridwan Kamil adalah palsu.
Sesungguhnya kami juga tidak mengetahui tentang permasalahan yang terjadi dengan Ridwan Kamil, tetapi dari Ibu Aura sendiri mengatakan bahwa semuanya tidak benar, dikatakan oleh Yanti yang diambil dari video YouTube Intens Investigasi, pada hari Rabu (24 Desember 2025).
Yanti menyatakan bahwa saat ini pihaknya masih dalam proses pengumpulan bukti-bukti.
Dia belum menolak kemungkinan akan mengambil langkah hukum terkait masalah itu.
Jadi kami sedang mencoba mengumpulkan seluruh bukti yang tersedia, tampaknya beritanya semakin buruk saja.
Mungkin jika kita sudah memiliki cukup bukti, kita juga bisa bersiap melaporkan seseorang yang menyebarkan informasi palsu tersebut, " jelas Yanti.
(News/Febriana)
Posting Komentar