Terhenti 2 Hari, Ompreng MBG Kembali Hadir di SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin

Terhenti 2 Hari, Ompreng MBG Kembali Hadir di SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin

Ants, BANJARMASIN - Pengiriman Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat tertunda selama dua hari kembali dilakukan secara normal oleh Unit Layanan Pengadaan Nutrisi (SPPG) Pekapuran Raya, Banjarmasin, pada Hari Rabu (10/6/2026).

Banyaknya tempat penyimpanan makanan atau ompring mulai mengisi halaman Sekolah Dasar Negeri Karang Mekar 1 Banjarmasin sejak pagi hari.

"Hari ini, Alhamdulilah, kondisinya telah pulih. Jumlah siswanya sama seperti dulu," ujar Kepala Sekolah Dasar Negeri Karang Mekar 1, Rusmina.

Berdasarkan penjelasan Rusmina, jumlah porsi MBG yang diterima oleh sekolahnya tiap harinya mencapai 538 porsi. Angka ini ditujukan untuk 501 murid, 36 orang guru dan staf pengajar, beserta satu porsi khusus untuk tes.

Bila ada siswa yang tidak menyelesaikan makanannya atau memutuskan untuk tidak makan di sekolah, pihak sekolah telah menyediakan sistem guna mencegah pemborosan makanan.

Setelah ditanyakan, Kepala SPPG Pekapuran Raya, Wira Hayani, akhirnya memberikan pernyataan mengenai penundaan sementara pendistribusian MBG yang berlangsung selama dua hari sebelumnya, yaitu Senin dan Selasa.

Berdasarkan pendapat Wira, penutupan operasional tidak dipengaruhi oleh permasalahan teknis di dapur atau hambatan dalam proses pembuatan makanan, melainkan karena dana operasional yang berasal dari pemerintah pusat masih belum sampai ke rekening mitra pelaksana.

"Tidak ada kendala teknis di dapur. Karena dana yang berasal dari pusat (BGN, Red) masih menunggu realisasi. Pencairannya akan dilakukan pada senin siang," ujar Wira.

Walaupun dana sudah masuk pada senin siang, Wira mengatakan, pihaknya masih butuh waktu untuk menyelesaikan beberapa persiapan operasional sebelum mulai kembali memproduksi makanan. Mulai dari penyiapan daftar menu, pembelian bahan pokok, sampai penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) perlu diselesaikan lebih dahulu agar proses pendistribusian bisa berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hal serupa juga dialami oleh SPPG Syamsudinnor 1 Banjarbaru yang mulai beraktivitas kembali pada hari Rabu kemarin, setelah sebelumnya mengumumkan penutupan sementara melalui akun Instagram mereka.

Kantin SPPG berada di Jalan Sempati Perumnas Asabri, Kelurahan Syamsudin Noor, Landasan Ulin, Banjarbaru yang setiap hari mendistribusikan Makanan Bayi Gizi (MBG) kepada sekolah-sekolah serta posyandu.

Ketua SPPG Syamsudinnor 1, M Airlangga Pradana, membenarkan bahwa dapurnya telah kembali berjalan normal. Ia menyampaikan, penyebabnya sempat terhenti adalah dikarenakan tertunda dalam cairnya dana operasional dari pusat.

"Ya, sebenarnya ada kendala dalam proses pencarian dana. Dari pusat dikabarkan bahwa uang akan cair pada hari Jumat. Tapi nyatanya ditunda hingga hari Senin. Pada hari itu, tidak ada pendistribusian barang kemarin karena pengiriman datang menjelang malam. Ini memang cukup mendadak, mengingat kebutuhan bahan baku harus segera dipenuhi," kata dia kepada BPost.

Airlangga menyampaikan bahwa keterlambatan pengeluaran dana tersebut bukanlah hal yang baru bagi mereka. Ia menjelaskan bahwa pihaknya sangat bergantung pada dana operasional guna menutupi keperluan sehari-hari SPPG, khususnya dalam pembelian bahan baku makanan.

Sebuah sekolah yang menjadi penerima manfaat dari program MBG SDN 4 Syamsudin Noor akhirnya kembali mendapatkan distribusi MBG setelah sebelumnya mengalami penundaan. (msr/riz)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama