Pesparawi Nasional XIV: Sulawesi Utara Ukir Sejarah, Papua Barat Harumkan Tuan Rumah

Pesparawi Nasional XIV: Sulawesi Utara Ukir Sejarah, Papua Barat Harumkan Tuan Rumah

ANTS, MANOKWARI - Tim Provinsi Sulawesi Utara tampil sebagai pemenang utama dalam perhelatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang diselenggarakan di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Tidak hanya memperoleh gelar Juara Umum Pesparawi Nasional XIV, Sulawesi Utara berhasil menyabet piala Grand Prix setelah tampil unggul dalam berbagai kategori lomba yang diikuti oleh 38 provinsi dari seluruh Nusantara.

Pengumuman para pemenang diadakan pada acara penutupan Pesparawi Nasional XIV yang digelar dengan meriah, hari Minggu (28/6/2026).

Piala Pesta Paduan Suara Gerejani Nasional yang berputar disampaikan secara langsung oleh Menteri Agama RI, KH Nasaruddin Umar, kepada rombongan dari Sulawesi Utara.

Kompetisi di ajang Pesparawi Nasional XIV terjadi dengan sangat sengit.

Semua rombongan memperlihatkan kemampuannya yang terbaik dalam 12 cabang perlombaan yang dilakukan selama seminggu penyelenggaraan acara di Manokwari.

Sebagai penyelenggara, Papua Barat mampu membukukan pencapaian yang mengagumkan dengan berada di peringkat tiga teratas dalam beberapa kategori utama. Kontingen Papua Barat mendapatkan medali Emas 3 untuk kategori Paduan Suara Anak serta Paduan Suara Dewasa Bersatu.

Selain itu, Papua Barat mampu memperoleh penghargaan Emas 2 dalam kategori Musik Gerejawi Nusantara, Paduan Suara Perempuan, dan Paduan Suara Laki-Laki. Prestasi ini menunjukkan bukti dari proses pembinaan yang telah berlangsung bertahun-tahun sebelum penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV.

Menurut hasil penilaian dari para juri, kategori Grup Vokal diraih oleh Papua Barat Daya dengan gelar Emas 1, diikuti oleh Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Dalam kategori Musik Pop Gereja, Maluku menjadi pemenang pertama, sedangkan Papua serta Jawa Tengah menduduki urutan selanjutnya.

Dalam kategori Solo untuk anak berusia 11 hingga 15 tahun, Sumatera Utara mendapatkan medali Emas pertama, disusul oleh Nusa Tenggara Timur dan Maluku.

Di sisi lain, kategori Solo untuk anak berusia 7 hingga 10 tahun dimenangkan oleh Papua Barat Daya, diikuti oleh Provinsi Papua dan DKI Jakarta.

Di kategori Solo Remaja Pria, DKI Jakarta berhasil meraih gelar juara pertama, sementara untuk kategori Solo Remaja Wanita dimenangkan oleh Jawa Timur.

Tim Paduan Suara Remaja Pemuda berhasi meraih juara pertama dari Kalimantan Timur, sedangkan kategori Paduan Suara Anak dikuasai oleh Sulawesi Selatan.

Sulawesi Utara unggul dalam meraih penghargaan Emas 1 di beberapa kategori seperti Musik Gerejawi Nusantara, Paduan Suara Perempuan, Paduan Suara Laki-Laki, dan juga kategori yang paling prestisius yaitu Paduan Suara Dewasa campuran.

Dominasi itu membuat Sulawesi Utara memperoleh predikat juara umum serta penghargaan Grand Prix dalam Pesparawi Nasional XIV.

Menteri Agama Republik Indonesia KH Nasaruddin Umar dalam pidatonya saat mengakhiri acara memberikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, panitia penyelenggara, para peserta, dan seluruh warga yang telah membantu kelancaran pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV.

Baginya, Pesparawi tidak sekadar sebagai ajang lomba, namun juga menjadi media untuk meningkatkan rasa persaudaraan, harmoni, serta menjaga keyakinan dalam kerangka perbedaan budaya yang ada.

"Pesparawi tidak hanya menjadi sebuah even atau lomba, tetapi Pesparawi datang untuk mempererat persatuan dan kebersamaan diantara kami dengan pihak lain," ujarnya menutup percakapan. (*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama