Kredit Amar Bank Meluas ke Pasar Baru

Kredit Amar Bank Meluas ke Pasar Baru

Ants.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) secara aktif meluaskan cakupan operasional perusahaan demi meningkatkan pertumbuhan kredit pada tahun ini. Sebagai bank digital, pihaknya mulai menyasar pasar yang lebih luas dalam upaya memperbesar jumlah pelanggan, terutama dari kalangan konsumen akhir serta pengusaha skala kecil, menengah, dan mikro (KMK/UKM).

Kepala SVP Keuangan Bank Amar David Wirawan menyampaikan bahwa pembukaan cabang baru merupakan salah satu langkah inti dari pihak bank untuk mempertahankan perkembangan pinjaman meskipun kompetisi di sektor perbankan makin sengit.

Sampai kuartal pertama tahun 2026, Bank Amar mencatatkan kredit kasar senilai Rp 4,16 triliun dengan peningkatan sebesar 30,62% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. year on year /Yoy). David mengatakan bahwa lebih dari setengah portofolio kredit perbankan dialokasikan untuk sektor usaha mikro dan menengah.

Tahun ini kami melakukan perluasan ke kota-kota yang sebelumnya tidak memiliki akses terhadap produk-produk Amar Bank, misalnya Surabaya dan Makassar. Kami juga meningkatkan penguatan branding Di kota-kota itu, guna memperluas jangkauan pasar," kata David kepada Ants, Jumat (12/6/2026).

Perusahaan perbankan menilai potensi pertumbuhan di wilayah-wilayah tertentu masih sangat luas karena permintaan pendanaan dari sektor ritel dan usaha mikro serta kecil semakin bertambah. Oleh karenanya, David menyatakan bahwa mereka sedang berusaha memperluas jangkauan layanan digital bagi masyarakat yang saat ini belum begitu terjangkau oleh produk perbankan.

Strategi ini juga didukung oleh model bisnis digital yang bersifat meniru atau... artificial intelligence (AI) serta analisis data. Melalui pendekatan ini, menurut David, proses pemberian kredit bisa dilaksanakan dengan lebih cepat dan efektif sambil juga memudahkan bank dalam mendeteksi risiko lebih awal.

Sama halnya dengan Amar Bank, peluang pertumbuhan kredit tetap luas mengingat naiknya aktivitas ekonomi digital serta kebutuhan pendanaan dari masyarakat. Untuk menjaring kesempatan ini, perusahaan berencana terus memperluas layanan pembiayaan digital dengan memperkuat sistem ekosistem dan pengembangan teknologi.

Di masa mendatang, Amar Bank turut memantau beberapa faktor yang dapat mendorong perkembangan pinjaman, seperti tingginya permintaan dana, berkembangnya ekonomi digital, serta bantuan pemerintah kepada sektor usaha kecil dan menengah.

Walaupun bersikap agresif dalam perluasan usaha, David tetap menekankan pentingnya prinsip hati-hati pada Amar Bank. Bank tersebut berkomitmen agar setiap perkembangan bisnis selalu sejalan dengan manajemen risiko yang baik demi menjaga mutu aset meskipun situasi ekonomi sedang tidak pasti.

Sampai kuartal pertama tahun 2026, tingkat kredit yang tidak lancar ( non performing loan (NPL) Kenaikan NPL turun secara signifikan menjadi 0,86%, dibandingkan dengan tingkat sebesar 1,48% pada masa yang sama tahun lalu. Penurunan angka NPL tersebut dalam kondisi pertumbuhan kredit yang besar, ujar David, menggambarkan bahwa kualitas aset akan tetap menjadi fokus utama bagi bank.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama