ANTs.co, Tanah Grogot – Anggota DPRD Kabupaten Paser, Edwin Santoso, hadir pada acara pembukaan lomba serta festival burung berkicau Kapolres Paser Cup 3 sebagai bagian dari perayaan Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan di halaman Markas Polres Paser, hari Minggu (28/6/2026).
Acara ini juga diikuti oleh perwakilan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah kabupaten Paser, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Paser yang bertindak sebagai utusan Bupati Paser.
Kegiatan berjalan penuh semangat dan dihadiri oleh peserta yang berasal dari berbagai wilayah di kawasan Kalimantan, seperti Kalimantan Selatan, Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, serta beberapa lokasi lainnya.
Pada kesempatan itu, Edwin Santoso memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kapolres Paser Cup 3 yang dirasa menjadi sarana bermanfaat bagi pecinta burung berkicau, khususnya di Kabupaten Paser, dalam mengekspresikan hobinya, menjalin tali persaudaraan, dan meningkatkan jiwa olahraga.
"Kami berharap acara semacam ini tidak hanya dilaksanakan oleh Polres Paser, namun juga bisa menjadi contoh bagi lembaga pemerintahan, BUMN, BUMD, serta organisasi masyarakat lainnya dalam menyelenggarakan kegiatan yang mampu menyalurkan minat masyarakat, memperkuat rasa persaudaraan, serta menciptakan beragam aktivitas bermanfaat di Kabupaten Paser," kata Edwin.
Perayaan Hari Ulang Tahun Bhayangkara yang ke-80 dilaksanakan di halaman Markas Polres Paser, Jalan Jenderal Sudirman, Tanah Grogot, pada hari Minggu tanggal 28 Juni 2026.
Tidak hanya diikuti oleh peserta setempat dari Kabupaten Paser, even yang istimewa ini juga turut hadir para peserta dari Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, serta beberapa wilayah lainnya di Kalimantan Selatan.
Kepala Bagian Operasional Polres Paser, Kompol Hendro Wibowo menyampaikan bahwa pelaksanaan acara ini tidak hanya bertujuan menemukan burung terbaik, namun juga sebagai wadah untuk memperkuat hubungan antara POLRI dengan masyarakat melalui aktivitas yang bermanfaat dan mendidik.
"Acara ini menjadi sarana untuk menjalin tali persaudaraan di kalangan pecinta burung berkicau. Selain itu, kami berharap dapat meningkatkan rasa kompetitif, kerja sama, serta memperkuat kemitraan antara Polri dengan masyarakat melalui hobi yang memberikan manfaat baik," ujar Kompol Hendro.
Ia menyampaikan, besarnya antusiasme para peserta menunjukkan bahwa dunia perburungan berkicau memiliki kelompok yang kuat dan mampu bertindak sebagai sarana penyambung tali persaudaraan di kalangan warga dari berbagai wilayah.
Pada acara festival ini, penyelenggara menyediakan beragam kelas lomba yang sesuai dengan jenis burung serta tingkat kompetisi peserta.
Sejumlah kelas yang dilombakan meliputi Kelas Kapolres G24 sebagai kelas utama, Waka Polres, Bagian Operasional, Bagian Perencanaan, Bagian Sumber Daya Manusia, Bagian Logistik, Reserse dan Kriminalitas, Lalulintas, Intelijen dan Keamanan, serta Kepala Sektor.
Tiap kelas diisi dengan kompetisi yang sengit. Peserta memperlihatkan burung-burung unggulan yang sudah disiapkan khusus untuk mencetak prestasi dan menyabet gelar pemenang.
Agar memperkaya suasana persaingan, penyelenggara memberikan hadiah yang sangat menggiurkan senilai belasan juta rupiah.
Selain trophy penghargaan serta dana pembinaan untuk peserta yang memenangkan masing-masing kategori, penyelenggara juga menyediakan lima buah sepeda motor sebagai hadiah utama.
Dua mobil sepeda motor diserahkan kepada pemenang dalam kategori utama, sedangkan tiga unit lagi diperebutkan melalui pengundian hadiah bagi peserta yang beruntung. (Adv/jib)
Posting Komentar