Ringkasan Berita:
- KPKNL Tasikmalaya menyelenggarakan web seminar dalam rangka memperingati 118 tahun Lelang Indonesia dengan partisipasi sebanyak 309 peserta dari lingkungan pendidikan tinggi guna menigkatkan pengetahuan tentang lelang serta penguasaan layanan digital.
- Pembicara menjelaskan cara kerja lelang, jabatan Pejabat Lelang Tingkat II, dan kesempatan usaha dari rumah lelang yang dianggap memiliki potensi baik.
- Acara berakhir dengan simulasi penawaran secara daring dan dilanjutkan dengan kegiatan SPARK untuk mempererat akses terhadap pelayanan pelelangan yang bersifat jujur, aman, serta dapat dijangkau oleh masyarakat.
AntsTASIKMALAYA - Energi dan semangat para peserta memberikan nuansa khusus dalam memperingati 118 tahun Lelang Indonesia yang digelar oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tasikmalaya, Senin 8 Juni 2026 melalui kegiatan webinar virtual via Zoom Meeting serta siaran langsung YouTube Humas KPKNL Tasikmalaya. - Antusiasme dan semangat partisipasi peserta menambah keseruan dalam rangkaian perayaan 118 Tahun Lelang Indonesia yang dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tasikmalaya, bertempat di acara webinar online menggunakan platform Zoom Meeting dan tayangan langsung lewat YouTube Humas KPKNL Tasikmalaya, tanggal 8 Juni 2026. - Keberadaan peserta dengan penuh antusiasmenya menciptakan suasana istimewa dalam penyelenggaraan peringatan 118 tahun Lelang Indonesia oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tasikmalaya, yang berlangsung pada hari Senin, 8 Juni 2026 melalui seminar virtual via aplikasi Zoom dan streaming YouTube Humas KPKNL Tasikmalaya.
Acara dimulai dengan sambutan dari Dede Fakhrudin, Kepala Subbagian Umum yang mewakili Kepala KPKNL Tasikmalaya, yang mengungkapkan rasa apresiasi terhadap besaranya partisipasi para tokoh pendidikan dalam webinar perayaan 118 tahun Lelang Indonesia. Ia menilai antusiasme peserta hingga mencapai 309 orang di Zoom Meeting sebagai tanda bahwa kesadaran masyarakat tentang pelayanan lelang semakin berkembang sejalan dengan proses transformasi digital yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.
KPKNL Tasikmalaya mengundang para akademisi serta pengguna layanan KPKNL Tasikmalaya untuk ikut dalam webinar interaktif bersama Dani Hari Mulyo, Pelelang Ahli Muda KPKNL Tasikmalaya, yang akan membahas tentang penjelasan lelang mulai dari pelaksanaannya oleh pemohon maupun peserta sampai kepada pemenang atau pembeli lelang beserta manfaatnya bagi masyarakat.
Kemudian, Dr. Hj. Nia Tresnawati, S.H., Sp1 menyampaikan bahwa lelang tidak hanya dilakukan oleh KPKNL, tetapi juga diselenggarakan oleh Pejabat Lelang Tingkat II beserta peluang karier mereka. Jenis lelang yang digelar adalah Lelang Non-Eksekusi Sukarela, yaitu kegiatan yang dijalankan oleh pejabat profesional dan mandiri di luar instansi pemerintah (KPKNL), dalam rangka menjual barang secara sukarela sesuai permintaan langsung dari pemilik atau penjual barang tersebut.
KPKNL Tasikmalaya turut mengundang Ibu Wiwiek Trisnocianty, direktur PT Balai Lelang Surya sekaligus ketua umum Perbali, yang memberikan informasi terbaru bagi kalangan akademisi tentang peluang bisnis di balai lelang.
Lembaga pelelang adalah sebuah perusahaan limited (PT) yang melakukan kegiatan dalam layanan sebelum dan sesudah proses penjualan lelang. Mereka menyediakan fasilitas untuk transaksi yang sah serta terbuka, dimulai dari penyusunan dokumen (sebelum lelang), promosi barang, sampai dengan tata kelola administratif setelah lelang usai (setelah lelang).
Kejadian menarik muncul ketika seminar online berlangsung dengan antusiasme peserta yang aktif memberikan pertanyaan terkait tiga topik utama yang dibahas.
Para mahasiswa dan dosen dari jurusan Hukum, Manajemen, Ekonomi, serta Bisnis di universitas-daerah di wilayah Priangan Timur saling berbagi pandangan mengenai soal-soal yang diajukan oleh pembicara. Mereka juga secara kritis menanyakan atau memberikan saran kepada pelelang di KPKNL, Pejabat Lelang Tingkat II, serta Balai Lelang guna meningkatkan pengenalannya di kalangan masyarakat sehingga bisa menjadi alternatif utama bagi kegiatan jual-beli masyarakat.
Untuk membantu para peserta memahami secara langsung proses lelang di lelang.go.id, dalam sesi terakhir setelah presentasi dari nara sumber, Maryoso yang merupakan Pelelang Ahli Muda dari KPKNL Tasikmalaya mengadakan lelang daring.
Auctions sukarela ini menyediakan tiga (3) barang menarik yaitu TWS, jam pintar, serta kamera digital yang sudah diberitahukan dan bisa ditawarkan oleh kebanyakan peserta webinar yang telah mendaftar minimal lima (5) hari sebelum acara web seminar dimulai. Pukul 11.10 WIB, Maryoso memperlihatkan proses penawaran lelang pada situs lelang.go.id untuk ketiga benda tersebut secara berturut-turut.
Harga batas yang menarik adalah Rp.11.800 dan Rp.118.000 serta lebih rendah dari harga pasar, sehingga menjadi daya tarik bagi peserta dalam mengikuti pelelangan ini. Pada pukul 11.15 WIB secara resmi ditentukan tiga (3) orang pemenang lelang tersebut.
Maryoso menjelaskan bahwa semua tahapan dalam pelelangan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaannya serta tindak lanjutnya, kini dijalankan dengan modern, terbuka, dan dapat dipercaya. Seluruh warga negara Indonesia dapat mengikuti beragam bentuk maupun objek lelang sepanjang memenuhi syarat yaitu memiliki akun, menyetorkan uang jaminan, melakukan penawaran, dan siapa pun yang memberikan harga tertinggi akan ditentukan sebagai pemenang atau pembeli lelang tersebut.
Acara akan terus berlangsung sampai hari Rabu, tanggal 10 juni tahun 2026 dengan tema SPARK (Sapa Aktif, Responsif, dan Komunikatif), yang merupakan bagian dari lomba program SOLID (Sosialisasi Edukasi Lelang) yang diadakan dalam rangka memperingati 118 Tahun Lelang Indonesia.
SPARK di Jalan: Lelang Semakin Mendekat dengan menyediakan stan promosi dan pendidikan di Bank BSI yang berdekatan dengan Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Sejak dimulainya kegiatan ini, warga sekitar Masjid Agung serta para jemaah yang baru saja menyelesaikan kajian harian mingguannya dari berbagai lapisan tampak antusias datang ke lokasi acara dan ikut serta dalam semua rangkaian aktivitasnya dengan penuh semangat.
KPKNL Tasikmalaya memanfaatkan momen ini guna memberikan penjelasan lebih lanjut tentang proses lelang serta tata kelola aset negara. suasana menjadi lebih hidup karena diisi dengan lomba berhadiah dan pendaftaran akun lelang yang dilakukan secara langsung atas panduan para pelelang bagi warga yang hadir. Agustina Lies Rahayu beserta Adrian N Prayudha sebagai petugas lelang menjelaskan bahwa layanan lelang yang tersedia bersifat transparan, aman, dan berkembang sesuai zaman.
Seorang peserta Spark-Roadshow, Rahardika, yang juga hadir dalam webinar pada hari Senin, kembali mencari informasi tambahan tentang lelang. Ia menyatakan bahagia bisa ikut serta dalam acara tersebut lantaran mendapatkan pemahaman baru mengenai mekanisme lelang yang sebelumnya dinilainya sulit. Baginya, kegiatan ini menunjukkan bahwa lelang adalah bentuk transaksi yang bersifat terbuka dan mudah diakses oleh masyarakat umum.
Dengan kegiatan ini, KPKNL Tasikmalaya berharap tingkat pemahaman masyarakat akan pengetahuan semakin berkembang, sehingga mereka dapat memahami manfaat serta mendapatkan akses informasi dengan baik, serta merasakan kemudahan dalam menggunakan layanan yang bersifat inklusif dan adil. Peran pelelangan sebagai alat ekonomi yang jujur dan bisa dipercaya juga diharapkan lebih dikenal oleh publik. Semangat peserta selama penyelenggaraan acara memberikan motivasi positif agar senantiasa menyediakan pelayanan yang lebih dekat, praktis, dan bernilai guna bagi warga.
Posting Komentar