Ascott Waterplace Surabaya: Tea Time yang Elegan dengan Musik Klasik

Ascott Waterplace Surabaya: Tea Time yang Elegan dengan Musik Klasik

Ringkasan Berita:
  • Ascott Waterplace Surabaya mengadakan kegiatan bernama Ascott Soiree dengan tema Elevated Afternoon Tea.
  • Acara ini memperingati Hari Musik Dunia melalui kerja sama dengan produsen minuman teh khas Bali bernama Brew Me Tea.
  • Tamubuku merasakan perpaduan sensasi minum teh bersama tampilan alat musik biola dan seruling.
  • Tujuan dari aktivitas ini adalah menjaga warisan seni dan budaya serta meningkatkan persaudaraan di kalangan manusia.

Ants, SURABAYA - Sebuah hotel di Surabaya menawarkan pengalaman minum teh sore hari dengan gaya yang berbeda, sambil merayakan Hari Musik Internasional. - Di tengah momen pesta musik global, sebuah akomodasi di Surabaya memperkenalkan konsep afternoon tea yang segar dan unik. - Untuk memperingati Hari Musik Dunia, satu hotel di kota Surabaya memberikan paket afternoon tea dengan tema baru. - Pengunjung bisa menikmati suasana istimewa saat menghadiri acara afternoon tea bersama dengan perayaan Hari Musik Nasional di salah satu hotel di Surabaya.

Ascott Soiree menyajikan pengalaman minum teh sore yang istimewa berupa kumpulan teh tangan dari Bali.

Pada kesempatan kali ini, Ascott Waterplace Surabaya menyajikan pertunjukan musik instrumental biola dan cello kepada tamu-tamu lokal maupun internasional yang berasal dari Tiongkok, India, dan Jepang, dalam acara Afternoon Tea di Residents Lounge pada hari Sabtu tanggal 6 Juni 2026.

Bukan Hanya Perayaan Seni dan Budaya

Ana Maharti, perwakilan dari Ascott Waterplace Surabaya menyampaikan bahwa pada tahun ketiganya, Acara Soiree Ascott tidak hanya menjadi ajang seni atau budaya semata, melainkan sebuah kegiatan yang bertujuan mempererat hubungan serta menjembatani antara audiens dengan para seniman, tokoh budaya, dan masyarakat.

"Maka upaya melestarikan kekayaan seni, budaya, serta keterampilan ini secara bersamaan mempererat hubungan antara kita sebagai sesama manusia," katanya, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan ini bekerja sama dengan Brew Me Tea, perusahaan pembuat teh artis asal Bali.

Tamubukan bisa menikmati musik klasik langsung bersama penyajian teh, tetapi mereka juga diajak menjelajahi narasi serta perkembangan jenis-jenis teh autentik yang tumbuh secara alami di Bali lewat program - Tea Sensory Journey.

Wangi, Rasaa, dan Ciri Khas Teh

Saat para tamu diberikan secangkir teh di dalam gelas berdinding ganda beserta daun teh yang telah dikeringkan.

Pada masa ini, peserta bisa merasakan aromanya, rasanya, dan sifat-sifat dari berbagai jenis teh bersama dengan kisah di balik pembuatannya.

Sepanjang kegiatan berlangsung, mulai dari Pengalaman Sensorik Teh hingga Penyajian Teh yang Sesuai, tamu-tamu memperlihatkan semangatnya terhadap berbagai cita rasa yang disuguhkan.

Opsi-opsinya juga beragam. Beberapa orang lebih menyenangi Organic Balinese Oolong Tea yang memiliki aroma agak asap dan kacang, atau La Vie en Rose Tea yang menonjolkan sisi wanita dengan kombinasi daun bunga mawar serta rasa vanila di bagian akhirnya.

Namun terdapat pula orang yang menyukai Apple Pie Tea, minuman berwarna kuning keemasan yang merupakan campuran antara daun teh dengan buah apel dan bunga Marigold.

Mewah dan Menawan

Di sisi lain, bagi Ibu Candice, seorang warga negara Tiongkok yang tinggal di luar negeri, La Vie en Rose merupakan pengalaman terbaik yang pernah ia alami.

Candice mengatakan, 'Saya menyukai La Vie en Rose, aromanya terasa mewah dan memikat, serta berbau wangi mawar. Saya sendiri sangat menyenangi bunga mawar, sehingga parfum ini sesuai sekali dengan saya.'

Organic Balinese Oolong

Di sisi lain, Organic Balinese Oolong bersama Kroket Ayam Jamur menjadi hidangan kesukaan sebagian besar para tamu laki-laki, termasuk Tuan Shane Singh asal India yang mengaku terpikat oleh rasa Organic Balinese Oolong.

Dia menghargai konsep acara afternoon tea yang dianggap tak kalah dari pengalaman minum teh yang pernah dia alami.

Dia juga berharap kegiatan semacam ini bisa rutin diselenggarakan di Ascott Waterplace Surabaya.

Shane Singh mengatakan setelah kegiatan tersebut, "Saya sangat menyukai Balinese Oolong, rasanya smokey dan tradisional, segar, membuat saya tak pernah merasa jenuh karena rasa yang seimbangnya manis, almond, smokey dengan sedikit pahit, cocok bagi saya."

Baca berita lainnya di Google

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama