[Populer Otomotif] Mobil Nasional Tidak Masuk Akal, Motor Jadi Korban

[Populer Otomotif] Mobil Nasional Tidak Masuk Akal, Motor Jadi Korban

JAKARTA, News - Banyak para pembaca penasaran tentang wacana mobil nasional yang terkesan tidak logis. Demikian juga dengan tulisan mengenai 80 persen kecelakaan yang disebabkan oleh sepeda motor. - Sejumlah penggemar bacaan tertarik pada topik mobil lokal yang dinilai kurang masuk akal. Sama halnya dengan artikel yang membahas 80 persen insiden tabrakan yang berawal dari kendaraan roda dua. - Banyak orang mencari informasi mengenai gagasan mobil dalam negeri yang tampak tidak rasional. Termasuk juga laporan yang menyatakan bahwa 80 persen peristiwa kecelakaan dipicu oleh motornya sendiri.

Di samping itu, banyak orang yang tertarik untuk mengetahui sekitar satu juta kendaraan yang meninggalkan Jabotabek. Untuk informasi yang lebih detail, berikut ini rangkuman artikel otomotif paling diminati pada hari Kamis (25/12/2025):

1. Pakar Kebijakan Publik: Perdebatan tentang Mobil Nasional Tidak Logis

Agus Pambagio, anggota dewan penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) serta pakar kebijakan publik menyampaikan bahwa gagasan tentang mobil nasional adalah ide yang kurang sesuai dengan situasi yang terjadi di Indonesia saat ini. "Hingga kini kita masih membicarakan mobil nasional. Menurut saya hal itu justru tidak logis karena akan semakin memperparah kemacetan," ujarnya dalam sebuah forum diskusi bersama Instran minggu lalu.

2. Ingat, aturan ganjil genap di Jakarta tidak berlaku hari ini

Jakarta hari ini tidak ada kegiatan. Ini dikarenakan perayaan Natal 2025, maka pada tanggal 25-26 Desember 2025. Informasi ini didapatkan dari unggahan akun Instagram @dishubdkijakarta. Pada postingan itu disebutkan bahwa penghapusan kebijakan ganjil genap dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Gubernur No. 88 Tahun 2019 Pasal 3 Ayat 3.

3. Fakta Menyedihkan: 80% Kecelakaan Disebabkan oleh Sepeda Motor, Ribu Orang Meninggal Setiap Harinya

Sepeda motor tetap merupakan jenis kendaraan yang sering terlibat dalam kecelakaan lalu lintas di Tanah Air. Pada webinar Road Safety Reflection 2025 & Action Agenda 2026 yang diselenggarakan oleh Road Safety Association (RSA), Yusuf Nugroho, Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Darat dari Kementerian Perhubungan, menyampaikan bahwa jumlah korban jiwa juga sangat tinggi.

4. Lampu Sadar: Tanda Berbahaya, Bukan Permintaan Maaf

Pemanfaatan lampu sein khusus di jalanan sering kali tidak dipahami dengan benar oleh para pengemudi. Fungsi alat tersebut yang semestinya digunakan untuk menunjukkan situasi mendesak malah sering dinyalakan meskipun kendaraan sedang dalam perjalanan, misalnya saat hujan lebat atau menghadapi macet parah.

5. Hampir satu juta kendaraan meninggalkan Jabodetabek menjelang Natal tahun 2025

Perusahaan Jasa Marga melaporkan bahwa hampir satu juta kendaraan keluar dari kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) menjelang perayaan Natal tahun 2025. Angka totalnya adalah 994.549 kendaraan dalam rentang waktu H-7 sampai H-2 Natal, yaitu mulai hari Kamis (18/12/2025) hingga Selasa (24/12/2025).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama