Batas Aman Mobil Matik Melewati Banjir

Batas Aman Mobil Matik Melewati Banjir

JAKARTA, musim penghujan yang belum usai menyebabkan ancaman banjir pada beberapa jalur jalan tidak bisa dielakkan, khususnya di area perkotaan.

Situasi ini sering membuat pengemudi kendaraan matic harus melewati genangan air, meskipun rasa takut akan risiko kerusakan pada mesin dan sistem transmisinya selalu ada.

Namun, tidak semua genangan air selalu membahayakan, selama pengemudi mengetahui batasan yang aman ketika kendaraan matic melintasi daerah tergenang.

Batasan Kendaraan Matic yang Dapat Melintasi Genangan Air Kemampuan Kendaraan Otomatis dalam Menghadapi Kondisi Banjir Tingkat Keamanan Mobil Automatic Ketika Melewati Daerah Terendam Panduan Keselamatan untuk Mobil Transmisi Otomatis di Area Banjir Jarak Aman bagi Kendaraan Bertransmisi Otomatis saat Melalui Wilayah Tercuci Banjir

Berdasarkan pendapat Freddy, Direktur Domo Transmisi, tingkat keamanan kendaraan matic ketika melintasi genangan air dapat ditentukan oleh ketinggian air dibandingkan dengan bagian bawah mesin.

Sementara minyak pelumas tidak terlalu basah oleh air, kemungkinan kerusakan dianggap cukup rendah.

"Jika hanya terbatas pada cangkang minyak pelumas, ini masih aman. Cangkang memiliki struktur yang tertutup rapat, dilengkapi dengan karet pengisi dan bahan perekat, sehingga air sulit masuk," katanya kepada [nama media], Jumat (26/12/2025).

Freddy mengatakan, indikator mudah yang dapat diperhatikan yaitu tidak ada tanda-tanda kebocoran minyak di bagian bawah kendaraan.

Jika tidak ada tanda-tanda bocoran, berarti sistem tetap rapat dan air dari luar tidak mampu memasuki mesin.

Namun, kondisi menjadi jauh lebih berbahaya apabila tingkat air telah mencapai wilayah tersebut converter atau komponen transmisi.

Dalam situasi ini, kemungkinan air memasuki sistem transmisi bertambah besar dan bisa mengakibatkan kerusakan yang parah.

“Kalau air sudah setinggi converter Itu sudah sangat berbahaya. Tidak hanya mobil matic, mobil manual pun memiliki risiko," ujar Freddy.

Dia menegaskan bahwa selain faktor tinggi permukaan air, desain kendaraan memiliki peranan yang sangat penting.

Banyak kendaraan memiliki posisi komponen listrik pada sistem transmisinya yang cukup rendah, membuatnya lebih mudah tersentuh oleh air meskipun... ground clearance kendaraan terbilang tinggi.

Bahaya Kerusakan Pergantian Kendaraan karena Air Kerugian yang Ditimbulkan oleh Kebocoran Cairan pada Sistem Penggerak Dampak Buruk Terhadap Komponen Transmisikan akibat Kontaminasi Air Ancaman terhadap Fungsi Transmisi dari Keberadaan Air di Dalamnya Masalah Teknis yang Muncul Akibat Masuknya Air ke dalam Sistem Perpindahan Tenaga

Freddy juga menegaskan bahwa kerusakan pada sistem transmisi yang disebabkan oleh air tidak selalu datang dari genangan air.

Masalah air yang memasuki sistem transmisi dapat muncul karena kebiasaan membersihkan area mesin secara berlebihan, khususnya bila penutup minyak transmisi pasangannya tidak sempurna.

Pernah terjadi kendaraan matic mengeluarkan suara aneh, diketahui akibat air masuk karena tutup minyak transmisi hilang, bisa jadi setelah mencuci mobil. engine bay ,” ujarnya.

Pencegahan Risiko Kerusakan Transmisi

Agar mengurangi kemungkinan masalah yang lebih serius, Freddy menyarankan para pemilik kendaraan otomatis, terutama yang menggunakan transmisi CVT, agar secara berkala melakukan pemeriksaan kondisi mesin. cooler transmisi.

Bagian ini bisa mengalami kebocoran yang terkadang tidak diketahui oleh pengemudi mobil.

“Kalau perlu, coolernya bisa diganti atau di- upgrade Dengan penyangga yang lebih baik. Banyak orang tidak menyadari bahwa bagian tersebut juga dapat menjadi penyebab kendala," ujar Freddy.

Dengan mengetahui batasan yang aman serta area berisiko, para pengemudi diharapkan bisa lebih hati-hati ketika melewati daerah tergenang air hujan.

Bila ketinggian air telah melebihi ambang batas keamanan, langkah terbaik adalah tetap menunda perjalanan untuk mencegah kemungkinan kerusakan yang memerlukan biaya besar.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama