Prabowo: Rahasia Negara Sukses - Jujur, Berani, dan Inovatif

Prabowo: Rahasia Negara Sukses - Jujur, Berani, dan Inovatif

ANTS - Jakarta, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan bahwa kesuksesan suatu negara tidak diukur dari kemampuan mereka untuk menjauhi masalah, tetapi dari ketangguhannya dalam menghadapi serta menyelesaikan berbagai kendala yang ada.

Prabowo menegaskan bahwa pentingnya memiliki sikap terbuka terhadap kritik dan saran, serta bersedia bekerja sama dalam mencari penyelesaian. Baginya, setiap tantangan sebaiknya diatasi dengan semangat pantang mundur, bukan dikuburi atau dibiarkan begitu saja. Oleh karena itu, pemerintah perlu berani menyadari kelemahan yang ada dan berusaha sungguh-sungguh untuk menemukan solusinya.

"Saya yakin bahwa tantangan perlu dihadapi. Tantangan harus dihadapi, dan kita perlu berani menghadapi tantangan, berani menyadari adanya tantangan, serta bersungguh-sungguh mencari jalan keluar dari tantangan tersebut," ujar Prabowo pada penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia yang dihadiri oleh 2.600 peserta, termasuk para rektor dan ilmuwan, di Jakarta Convention Center, hari Minggu (28/6).

Prabowo menyampaikan kepada seluruh rektor serta kalangan akademik bahwa segala proposal yang diterima oleh pemerintah akan dievaluasi dan diambil langkah lanjutannya sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan sistem pengelolaan pemerintahan.

Saya menerima daftar proposal serta daftar pertanyaan yang sebelumnya disampaikan dalam jumlah yang lumayan besar. Saya berjanji untuk secara bertahap memperhatikannya satu persatu," tambahnya.

Presiden menyampaikan bahwa pendapat itu didapatkan melalui beragam masukan yang ia terima dalam waktu belakangan ini. Prabowo percaya bahwa organisasi atau negara yang sukses ialah mereka yang mampu mengidentifikasi permasalahan dengan tulus serta melakukan tindakan guna menyelesaikannya.

"Saya mendapatkan ini dari berbagai saran. Organisasi, masyarakat, serta negara yang berhasil ialah mereka yang berani menyadari, mencari tantangan dan kelemahan, kemudian memperbaikkannya," katanya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama