Ringkasan Berita:
- Lima kendaraan mengalami kecelakaan berturut-turut di Jalan Tentara Pelajar, Kota Semarang, pada hari Minggu.
- Peristiwa tersebut diperkirakan dimulai dari sebuah kendaraan Hyundai Santa Fe yang melarikan diri setelah menabrak.
- Kemudian menghancurkan sebuah kendaraan bermotor dan tiga sepeda motor lainnya.
- Petugas masih melakukan pencarian terhadap pengemudi mobil Hyundai Santa Fe yang melarikan diri usai mengalami kecelakaan.
ANTS, SEMARANG – Lima kendaraan mengalami kecelakaan berturut-turut di Jalan Tentara Pelajar, yaitu di sebelah Richeese Factory, Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada hari Minggu (28/6/2026) malam.
Akibat peristiwa tersebut, dua kendaraan rusak parah di tengah jalanan.
Data yang diperoleh, kecelakaan terjadi karena sebuah mobil Hyundai Santa Fe warna hitam mencoba melarikan diri setelah menganiaya kendaraan bermotor, kurang lebih 100 meter dari tempat kejadian.
Setelah kecelakaan berturut-turut, sopir mobil Hyundai Santa Fe juga hilang.
Petugas masih menjalankan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui alur kejadian serta lokasi pengemudi mobil itu.
Seseorang saksi mata bernama Angga (39) menyampaikan bahwa ia pernah berjumpa dengan korban yang diduga menjadi pelaku tabrak lari sebelum insiden besar terjadi.
Kendaraan tersebut menabrak sepeda motor terlebih dahulu, kemudian melaju ke arah depan Sekolah Muhammadiyah.
"Setelah itu ia melarikan diri dan justru mengalami kecelakaan di sini," ujar Angga di tempat kejadian, minggu ini.
Angga menyampaikan bahwa korban laki-laki dalam kecelakaan tabrak lari tersebut menderita luka memar, sementara anak yang ikut serta terlihat menangis setelah peristiwa tersebut.
Pernyataan serupa diungkapkan oleh Edi (63) yang merupakan petugas penjaga mobil di McDonald's yang terletak tidak begitu jauh dari tempat kecelakaan itu.
Ia mengira, sopir mobil Hyundai Santa Fe tersebut memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi lantaran mencoba kabur usai peristiwa awal.
Ia kabur terlebih dahulu dari sebelah belakang.
"Karena ketakutan, ingin kabur, jadi menginjak gas tanpa kendali," kata Edi.
Ia mengatakan bahwa ketika Hyundai Santa Fe melaju cepat, kendaraan tersebut menabrak Suzuki Splash yang ada di depannya.
Saksi lain bernama Hanifah (27) mengatakan, insiden ini diperkirakan melibatkan paling tidak lima buah kendaraan.
Menurutnya, selain Hyundai Santa Fe dan Suzuki Splash, ada tiga sepeda motor yang berada dalam jalur yang sama, serta sebuah mobil Santa Fe lain yang diperkirakan akan memutar balik.
"Kendaraan di sana, yang ingin belok mundur, tampaknya berusaha menghindari lampu lalu lintas merah di perempatan," kata Hanifah.
Di tempat kejadian, kendaraan yang terlibat dalam peristiwa tersebut meliputi mobil Hyundai Santa Fe dengan nomor plat B 2543 AIC, Suzuki Splash bertanda pelat H 1716 DM, sepeda motor Honda Beat dengan plat nomor K 5932 BZC, sepeda motor Honda Vario berplat H 5715 MC, dan juga sepeda motor Honda CB150X bermerek DR 4500 EL.
Empat Embulans Dikerahkan
Empat unit ambulance diturunkan guna membawa para korban luka, sedangkan dua truk derek digunakan untuk mengangkat kendaraan yang hancur berat dari tempat kecelakaan tersebut.
Sampai sekitar jam 20.00 WIB, semua kendaraan yang terlibat sudah berhasildievakuasi.
Personel pemadam kebakaran kota Semarang selanjutnya melakukan penyiraman pada permukaan jalan guna menghilangkan puing-puing kendaraan, rembesan bahan bakar, dan minyak pelumas yang berceceran sehingga tidak menimbulkan ancaman bagi para pengendara.
Setelah proses pembersihan selesai, kondisi lalu lintas di Jalan Tentara Pelajar yang sebelumnya tertutup dan menyebabkan kemacetan kini mulai membaik dan terlihat lancar serta ramai.
Di samping itu, pihak kepolisian masih menjalankan investigasi guna menentukan alur peristiwa lengkap dari kecelakaan tersebut, termasuk kemungkinan adanya pelarian setelah benturan pertama serta kehadiran sopir mobil Hyundai Santa Fe yang hingga saat ini belum diketahui lokasinya. (*)
Posting Komentar